Smartphone dan Gaya hidup


Salam semangat sobat, Smartphone saat ini sepertinya sudah menjadi kebutuhan wajib bagi setiap orang, bukan sebuah barang mewah lagi saya rasa. Setiap orang saya yakin mempunyai smartphone entah berapa jumlahnya. Memang semakin majunya teknologi juga berdampak pada perkembangan smartphone dengan variasi harga yang bisa saya bilang terjangkau untuk bisa kita beli. Dengan harga yang murah pun smartphone sudah menyediakan fitur-fitur yang “wah” untuk bisa menghabiskan waktu kita bersamanya.


Sadar atau tidak, smartphone merubah gaya hidup kita. Smartphone banyak membuang waktu-waktu berharga kita. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena hal ini terjadi ke diri saya pribadi. Sewaktu saya mengadakan reuni bersama teman-teman yang sudah lama tidak bertemu di rumah salah satu teman, apa yang terjadi sewaktu kita sudah bertemu, teman-teman saya kebanyakan sibuk dengan smartphonenya seperti tidak ada manfaatnya acara reunian tersebut. Yah benar memang kata-kata sendirian seperti “smartphone menjauhkan yang dekat, mendekatkan yang jauh terasa” di peristiwa saya tersebut. Lumayan kesal dengan peristiwa-peristiwa seperti itu. Mungkin teman-teman pun juga pernah mengalami hal yang sama.

Smartphone Mengubah Gaya Hidup

Sejatinya smartphone adalah sebuah teknologi yang tercipta karena sebuah kebutuhan manusia. Smartphone terlahir karena tingkat komunikasi manusia saat ini semakin tinggi. Namun, penggunaan yang kurang “smart” oleh para penggunanya membuat smartphone merubah gaya hidup seseorang. Hal yang paling terlihat adalah berkurangnya nilai-nilai interaksi sosial terhadap sesama. Seringkali kita gagal untuk mengajak ngobrol teman, karena kebanyakan dari mereka sudah menggenggam smartphone, entah untuk bermain game, mendengarkan musik, chatting atau sebagainya, yang jelas saya mengurungkan niat untuk mengajak mengobrol karena takut mengganggu aktifitasnya.

Kecanduan akan smartphone terutama pada usia remaja dan usia-usia produktif jika tidak dikontroldengan benar tentu akan mempunyai efek jangka panjang yang menakutkan. Jadi bisa dibilang smartphone dapat menjadi sebuah pisau yang bisa bermanfaat atau merugikan bagi diri kita. Dampak-dampak negatif smartphone tersebut bisa seperti : kecanduan / ketergantungan, menimbulkan sifat antisosial, terjadinya deindividuasi.